Ayo Meraih Mimpi Seperti ‘Sang Pemimpi’

SANG PEMIMPI

SANG PEMIMPI

Setelah ditinggal Lintang, Ikal kini memiliki dua sahabat baru, yaitu sepupunya, Arai, dan teman mengajinya, Jimbron. Bersama-sama, mereka pun berusaha mewujudkan mimpinya untuk bisa kuliah di Sorbonne, Prancis.

Berhubung di desa mereka tidak ada Sekolah Menengah Atas, Ikal (Vikri Septiana), Arai (Rendy Ahmad) dan Jimbron (Azwir Fitrianto) harus merantau ke kota pelabuhan Manggar. Di sana mereka tinggal dalam satu kamar sempit yang kumuh.

Dengan segala keterbatasan, tiga sekawan itu yakin bisa membubarkan anggapan kalau orang Melayu itu hanya bisa menjadi seorang pekerja kasar. Mereka pun mendapat dukungan moral dari Pak Balia (Nugie), guru yang sangat inspiaratif. Keinginan mereka meraih mimpi semakin kuat karena ada ‘Sang Pemimpi,’ yang selalu menebar semangat.

Berbeda dengan ‘Laskar Pelangi’, film yang jadi pembuka JiFFest 2009 ini menyuguhkan cerita yang lebih kompleks. Mulai dari hubungan antara ayah dan anak, problematika remaja pinggiran, hingga ketidakmerataan pembangunan ekonomi di Indonesia.

Dari segi sinematografi, ‘Sang Pemimpi’ jauh lebih baik dari pendahulunya. Setting yang ditampilkan Riri di film ini pun lebih bervariatif.

Sedikit bocoran, budjet penggarapan ‘Sang Pemimpi’ yang memakan Rp 12 miliar, memang lebih besar daripada ‘Laskar Pelangi.’ Lokasi syuting film yang diangkat dari novel Andrea Hirata itu juga dilakukan di tiga tempat berbeda, Bangka Belitung, Bogor dan Jakarta.

Sama seperti Riri Riza, Salman Aristo, sang penulis naskah pun patut mendapat acungan jempol. Salman yang sukses dengan sederet film seperti ‘Ayat-ayat Cinta’, Karma’ dan ‘Garuda di Dadaku’ sanggup memberikan nafas yang berbeda pada tiap-tiap karakter ‘Sang Pemimpi’. Salman juga masih mampu membuat penonton menangis seperti pada ‘Laskar Pelangi.’

Meski belum pernah tampil di film, akting Vikri Septiana, Rendy Ahmad dan Azwir Fitrianto cukup memukau. Sementara, Mathias Muchus yang kali ini mendapat porsi lebih besar pun sanggup menunjukan kelasnya, meski ia hanya tampil dengan dialog yang sangat minim.

Secara keseluruhan, ‘Sang Pemimpi’ pantas jika disebut sebagai salah satu film Indonesia terbaik pada 2009 ini. Nah, jadi tidak ada salahnya jika Anda memasukan jadwal liburan akhir pekan ini dengan menonton ‘Sang Pemimpi.’

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: