TOOTH FAIRY

Tooth Fairy

Tooth Fairy

Tooth Fairy film komedi keluarga yang disutradarai oleh Michael Lembeck yang di bintangi oleh Dwayne “The Rock” Jhonson (Derek), Asley Judd (Carly).  Yang bercerita tentang manusia biasa yang mencoba menyelamatkan dunia kerajaan Peri. Film ini merupakan film komedi keluarga yang dicampur dengan drama yang mengharukan dan olahraga yang penuh dengan kekerasan. Yang menganjurkan untuk selalu menyenangkan hati setiap orang. Tubrukan saat bermain hoki adalah permainan anak laki-laki, sesuatu hal yang manis dan emosional berhubungan dengan anak perempuan.

Film Tooth Fairy benar-benar sangat kocak. Di tangan sutradara Michael

Tooth Fairy

Tooth Fairy

Lembeck,  membuat Connie dan Carla, Johnson memakai rok  balet dan Julie Andrews yang berperan sebagai  ibu peri tampil dengan setelan Chanel.

Pada suatu saat Dwayne “The Rock” Jhonson (Derek “Tooth Fairy” Thompson) yang berbadan besar sedang bermain hoki, yang terkenal menjatuhkan lawan-lawannya hingga giginya putus makanya Derek dijuluki si Peri Gigi (Tooth Fairy).Derek hampir pensiun dari karir atlitnya dan kesinisannya ditunjukkan saat dia mengatakan pada seorang anak berharap  kelak ingin menjadi seorang bintang olahraga hoki, Derek mengatakan ” Kamu tidak akan pernah menjadi seorang bintang olahraga hoki”. Derek juga selalu berkata

Tooth Fairy

Tooth Fairy

kepada anaknya yang berumur 6 tahun bahwa Peri Gigi itu tidak pernah ada.

Pada malam itu, dalam mimpinya, Ia dipanggil ke kerajaan para Peri, tempat para Peri berkumpul, Tracy (Stephen Merchant) menjelaskan kepada Derek bahwasanya Derek harus dihukum. Lily (Julie Andrews) turun dari langit sebagai seorang Putri Peri yang harum masuk kedalam pmbicaraan mereka. Dia menjelaskan kepada Derek, Derek diberi waktu selama 2 (dua) minggu menjadi Peri Gigi, dan Derek diberi perlengkapan Peri

Tooth Fairy

Tooth Fairy

Gigi: Sebuah pasta gigi untuk membuat Derek bisa menghilang, sebuah tongkat dan bubuk yang berfungsi untuk menghilangkan ingatan seseorang. Dan Derek mengenakan pakaian satin biru, kemudian diramu dengan sedikit sulap semua peralatan itu menyatu dalam baju balet warna merah muda.

Ideologi dari film ini adalah mengajarkan tentang untuk percaya akan Peri dan mimpi. Film ini adalah film komedi keluarga yang cocok untuk ditonton bersama keluarga.

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: